imagependidikanpelajar
| |

Kegunaan Sinar Ultraviolet dalam kehidupan sehari hari adalah …..? Jawaban 1:

Pada jarak 10 cm dari kawat lurus yang panjang terdapat titik A. didalam awat mengalir arus listrik sebesar 15 Ampere. Berapa besar induksi magnetik di titik A..?

Jawaban 1:

Dik a= 10 cm = 0,1 m
i = 15 A
new 0 = 4π.10^-7
Dit B ?
jawab.
rumus B= (new 0 . i) / (2πa)
B = 4π.10^-2 . 15 / 2π . 0,1
= 3×10^-5 telsa


Pertanyaan Terkait

Pernyataan yang tidak benar pada gerak melingkar beraturan adalah?

a. periode putarannya tetap
b. jari – jari lintasannya tetap
c. besar percepatan sentripetalnya tetap
d. arah percepatan sentripetalnya tetap

Jawaban 1:

Jawabannya : yang B (jari-jari lintasannya tetap)


Dua pegas dengan konstanta pegas k1 dan k2 dihubungkan seri. hitung konstanta gabungan kedua pegas.

Jawaban 1:

1/k1 + 1/k2.
k1+k2/k1k2.
totalnya: k1k2/k1+k2.
(kayak ngitung arus listrik paralel)


Kegunaan Sinar Ultraviolet dalam kehidupan sehari hari adalah …..?

Jawaban 1:

MANFAAT SINAR UV : Sinar matahari memiliki banyak manfaat bagi kesehatan antara lain :

1. Membantu pembentukan vitamin D yang dibutuhkan oleh tulang.
2. Dalam dunia kesehatan digunakan sebagai seterilisator untuk alat-alat kesehatan dan seterilisasi ruangan operasi.
3. Membunuh bakteri-bakteri patogen pada air minum.


Apa itu kesetimbangan benda tegar

Jawaban 1:

Kesetimbangan adalah keadaan yg terjadi apabila semua gaya dan kecendrungan yang ada tepat diimbangi atau dinetralkan oleh gaya dan kecendrungan yg sama, tetapi berlawanan
benda tegar adalah benda yg tidak berubah bentuknya apa bila diberi gaya luar

Jawaban 2:

Kesetimbangan terbagi dua yaitu :

1. Statik ( ∑F = 0 ; a = o )

2. Dinamik ( a = o ; v = konstan ) Benda tegar dikatakan berada dalam kesetimbangan statik jika jumlah gaya yang bekerja pada benda itu sama dengan nol dan jumlah torsi terhatad sembarang titik pada benda tegar itu sama dengan nol .

Kesetimbangan statik dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu kesetimbangan stabil, kesetimbangan labil, dan kesetimbangan indiferen ( netral ).

1. Kesetimbangan Stabil Sebuah kelereng mempunyai titik berat pada pusat bola. Jika kelereng diletakkan pada sebuah wadah yang berbentuk setengah bola ( cekung , kelereng akan diam ( setimbang) pada bagian bawah wadah. Apabila kelereng itu diberi gangguan dengan mendorongnya, titik berat kelereng akan naik. Hal itu ditandai dengan naiknya kedudukan kelereng. Apabila gangguan itu dihilangkan, kelereng akan kembali setimbang pada kedudukan semula. Kesetimbangan seperti itu disebut Kesetimbangan Stabil .Contoh benda yang memiliki kesetimbangan stabil adalah kursi malas.

2. Kesetimbangan Labil Kesetimbangan Labil ditandai dengan turunnya letak titik berat benda jika diberi gaya pengganggu. Biasanya, setelah gaya pengganggunya dihilangkan benda tidak kembali lagi pada posisi semula. Sebuah batang kayu yang berdiri tegak adalah contoh keadaan kesetimbangan labil.

3. Kesetimbangan Indiferen (netral ) Kesetimbangan netral ditandai dengan tidak berubahnya posisi titik berat sebelum dan sesudah diberi gaya pengganggu. Contoh kesetimbangan netral adalah sebuah silinder yang diletakkan di lantai datar.


Sebuah mobil bergerak dengan kelajuan 144km/jam. Jika kelajuan tersebut dikonversikan ke satuan internasional (SI) besarnya adalah……m/s

Jawaban 1:

1km=1000 m
1jam=3600 s
maka:
144km/jam= 144×1000 : 3600 (m/s)
=144000:3600
=40 m/s

Jawaban 2:

144 km = 144 x 1000 = 144000
1 jam = 3600 sekon
144000/3600 = 40/1

Jadi, 144km/jam = 40m/s


HCl dan H2SO4 manakah yg lebih kuat elektrolitnya dan beri penjelasan, makasih 🙂

Jawaban 1:

H2SO4 caranya hitung aja molnya

Jawaban 2:

elektrolit kuat : HCl, H2SO4
jadi, sama kuat elektrolitnya


Sebutkan syarat – syarat keseimbangan benda tegar ?

Jawaban 1:

Syarat keseimbangan Benda Tegar :
1. resultan gaya  terhadap suatu titik sembarang sama dengan nol.
Persamaan : ΣF = 0

2. Resultan momen gaya harus bernilai nol
Persamaan : Στ = 0


Benda bermassa 100 gram bergerak dengan laju 5 m/s. untuk menghentikan laju benda tersebut, gaya penahan F bekerja selama 0,2 sekon besar gaya F adalah ?

Jawaban 1:

Benda bermassa 100 gram bergerak dengan laju 5 m/s. Untuk menghentikan laju benda tersebut, gaya penahan F bekerja selama 0,2 sekon, maka gaya F adalah 2,5 .

PEMBAHASAN

Berat sebuah benda adalah gaya tarik gravitasi yang dialami oleh benda tersebut . Berat sebuah benda ini di pengaruhi oleh percepatan gravitasi yang dialami olehnya yang di rumuskan dengan :

W = m x g

dimana : W = berat benda

( N ) m = massa benda ( kg )

g = percepatan gravitasi

( m/s² ) Gaya adalah tarikan atau dorongan.

Gaya termasuk besaran vektor karena memiliki besar dan arah. Satuan Gaya adalah Newton ( N ). Beberapa gaya dapat bekerja pada benda yang sama dan menghasilkan gabungan gaya atau lebih di kenal dengan istilah resultan gaya. Secara sederhana gaya yang searah akan menghasilkan total gaya yang semakin besar , sebaliknya gaya yang saling berlawanan arah akan menghasilkan total gaya yang semakin kecil. Hukum yang terkenal mengenai gaya ini adalah hukum Newton tentang gerak.

Hukum ke-1 Newton menyatakan bahwa: Jikalau resultan gaya yang bekerja pada benda adalah 0 N maka benda akan bergerak dengan kecepatan tetap atau benda akan diam.

Hukum ke-2 Newton menyatakan bahwa : ∑F = m . a dimana : ∑F = Resultan Gaya pada benda ( N ) m = massa benda ( kg ) a = percepatan benda ( m/s² ) Hukum ke-3 Newton menyatakan bahwa :

F aksi = – F reaksi dimana : F aksi = Gaya aksi benda 1 ke benda 2 F reaksi = Gaya reaksi benda 2 ke benda 1 Gerak lurus dapat di bedakan menjadi dua macam yakni: Gerak Lurus Beraturan (GLB) Gerak ini terjadi saat benda bergerak lurus dengan kecepatan tetap. Rumus untuk gerak ini adalah : v = s / t dimana : v = kecepatan benda ( m/s ) s = jarak tempuh benda ( m ) t = waktu tempuh ( s ) Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) Gerak ini terjadi saat benda bergerak lurus dengan kecepatan yang senantiasa berubah secara teratur. Dengan kata lain benda bergerak dengan percepatan tetap. Rumus untuk gerak ini adalah :

a = ( Vt – Vo ) / t s = ( Vt + Vo ) . t / 2 s = Vo. t + (1/2) a . t² ( Vt )² = ( Vo )² + 2.a.s dimana : a = percepatan benda ( m/s² ) Vt = kecepatan akhir benda ( m/s ) Vo = kecepatan awal benda ( m/s ) t = waktu tempuh benda ( m/s ) s = jarak tempuh benda ( m )  Gerak parabola adalah gabungan antara gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB).

Kita bisa meninjaunya secara terpisah yakni secara vertikal adalah GLBB karena ada percepatan gravitasi, dan secara horizontal adalah GLB karena tidak ada percepatan alias benda bergerak dengan kecepatan konstan. Jangkauan maksimum (R) dan tinggi maksimum (H) yang bisa di capai benda : R = vo² . sin 2Ф / g H = vo² . sin² Ф / (2g) dimana : R = jangkauan maksimum ( m ) H = tinggi maksimum ( m ) vo = kecepatan awal ( m/s ) Ф = sudut elevasi ( derajat ) g = percepatan gravitasi ( m/s² ) Okay marilah kita gunakan prinsip ini untuk menyelesaikan soal yang di maksud. Diketahui :m = 100 gram = 0,1 kgv₀ = 5 m/sv = 0 m/st = 0,2 sekonDitanyakan  :F = ?

Penyelesaian :a = ( v – v₀ ) / ta = ( 0 – 5 ) / 0,2a = -25 m/s²ΣF = m . a-F = m . a-F = 0,1 ( -25 )F = 2,5 NPelajari lebih lanjut : : brainly.co.id/tugas/18400185 : brainly.co.id/tugas/17121561 ————————— Detil Jawaban : 8 Fisika Gerak 8.6.1 Gaya, Gerak, Jarak, Percepatan


1.Dua kawat lurus yang panjangnya 2 m berjarak 1 m satu sama lain. Kedua kawat
dialiri arus yang sama besar dan arahnya berlawanan. Jika gaya yang timbul pada
kawat 1,5× 10-7 N/m, tentukan kuat arus yang
mengalir pada kedua kawat tersebut!

Jawaban 1:

Dalam kasus itu pakai rumus. F = B i l. Dengan B = (miu)0 i / 2 (phi) l. Lalu dengan memasukan B ke rumus itu kita dapat. F = (miu)0 i² / 2 (phi). Dengan memasukan nilai (miu)0 = 4(phi) . 10^-7. Dan F = 1,5 . 10^-7 kita tahu bahwa i = √1,5 / 2 🙂


Apa sih pengertian vektor? Cara menghitungnya?

Jawaban 1:

Besaran vektor adalah besaran yang memiliki besar dan arah.


Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *