pendidikanpelajar.com
| |

Kebijakan glasnost dan peresteroika ala Mikhail Gorbachev menjadi momentum yang mengakhiri Perang Dingin yang berkepanjangan karena ….

Kebijakan glasnost dan peresteroika ala Mikhail Gorbachev menjadi momentum yang mengakhiri Perang Dingin yang berkepanjangan karena ….

A. membolehkan adanya nasionalisasi aset Soviet

B. mempersilakan adanya invasi Soviet terhadap

Kamboja

C. memperkenankan adanya liberalisasi danrestrukturisasi

D. memungkinkan adanya intervensi PBB dalam sengketa dunia

E. memperkenankan adanya peralihan nama Soviet menjadi Rusia

Jawaban: C

Pembahasan:

Perang Dingin adalah perang ideologi antara dua blok besar, yaitu pertempuran antara ideologi liberalisme kapitalisme yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya melawan idelogi sosialisme komunisme yang dipimpin oleh Uni Soviet dan negara satelitnya. Ideologi Barat dengan liberalisme kapitalismenya menghendaki adanya liberalisasi, keterbukaan sosial, ekonomi, politik. Sementara ideologi Timur dengan sosialisme komunismenya menghendaki adanya kebersamaan, keadilan sosial, tidak menghendaki liberalisasi sosial ekonomi politik alias kebalikan dari ideologi Barat. Munculnya kebijakan glasnost (keterbukaan) dan perestroika (restrukrisasi) di masa kepemimpinan Mikhail Gorbachev mengubah peta dunia yang sebelumnya terlibat persaingan ideologis menjadi lebih stabil. Glasnost dan Perestroika kemudian berdampak terhadap semakin melunaknya Uni Soviet pimpinan Gorbachev terhadap nilai-nilai Barat yang kemudian berujung pada bubarnya Uni Soviet tahun 1991.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C. 

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *