imagependidikanpelajar
|

Betulkah sindiran itu dapat diungkapkan dengan pengandaian?

Betulkah sindiran itu dapat diungkapkan dengan pengandaian?

salah satu pengandaian yang diemukan dalam teks anekdot hukum peradilan adalah bahwa peradilan itu dilaksanakan disuatu negara, bukan di negara kita. pengandaian yang lain adalah?

Jawaban 1:

Betul, menyindir bisa diungkapkan dengn pengandaian

Jawaban 2:

Mungkin dengan majas


Pertanyaan Terkait

(1)   Di media apa sajakah teks anekdot ditemukan?

Sebutkan jenis medianya dan contoh anekdot yang dimaksud!

Jawaban 1:

Biasanya di temukan di koran, internet, buku cerita..
anekdot yg dimaksud yaitu anekdot pendidikan, hukum, politik,dll


Lawak juga mengandung unsur lucu. Apakah teks anekdot sama dengan teks lawak? Alasannya?

Jawaban 1:

Teks anekdot hampir sama dengan teks komedi biasa, namun yang membedakan ialah teks anekdot memiliki pesan atau amanat yang tersembunyi didalamnya berbeda dengan teks komedi/lawak biasa yang hanya membuat pembaca tertawa


Di media apa sajakah teks anekdot di temukan ? sebutkan jenis medianya dan contoh yang dimaksud ? tolong di bantu min

Jawaban 1:

Media televisi, radio, internet


tari sarabonde adalah jenis tarian modern untuk pergaulan yang berasal dari negara? a, spanyol b, prancis c, italia d, inggris e,jepang

Jawaban 1:

tari sarabonde adalah jenis tarian modern untuk pergaulan yang berasal dari negara? mungkin spanyol


Pada puisi “itu sampah atau apa?” Terdapat pengandaian metafora. Temukan metafora yg lain dari puisi tsb?

Jawaban 1:

Metafora itu gaya bahasa Majas


apa kalian sebagai pembaca puisi “itu sampah atau apa” merasa tersindir?jika iya mengapa ?jika tidak mengapa?

Jawaban 1:

Iyya.. tentu saja..
karena itu tidak hanya menyindir lingkungan dari judulnya..
namun juga memiliki arti yang menyindir indonesia itu sendiri..
sampah yang dimaksud adalah koruptor, dan menunjukkan koruptor di indonesia sangat banyak.. dengan sidiran tersebut diharapkan masyarakat indonesia dapat lebih sadar tentang cinta tanah air bukannya malah cinta uang tanah air..


Buatkan drama anekdot yang pemeranya 2 sampai 5 orang

Jawaban 1:

Disisi lain 3 orang anak sedang dimarahai ibunya
IBU            : hey, kenapa baju kalian kotor, nak?
ANAK 1     : kami terjatuh dan tak bisa bangkit lagi.
IBU             : lalu kenapa baju kalian basah?
ANAK 2    : kami tenggelam dalam lautan luka dalam.
IBU             : trus kenapa kalian pulangnya lama?
ANAK 3    : kami tersesat dan tak tau arah jalan pulang..
IBU            : NAKAL BANGET YA KALIAN INI, GIMANA NANTI KALIAN  TANPA IBU???
ANAK 1,2,3    : ♫♪ KAMI TANPAMU BUTIRAN DEBU ♫♪.

Jawaban 2:

TANDA ORANG PINTAR
“anak-anak tanda orang pintar apa?” guru bertanya
“rajin baca dan nulis, bu!!!” jawab anak anak
“bagus-bagus” puji guru
“rajin nyontek bu” jawab amir
“lah kok, gitu mir” tegur guru
“buktinya kita nyontek buat kapal, ahirnya kita pintar buat kapal” betulkan, bu”
“betul juga, kamu mir” jadi anak anak rajinlah nyontek” guru berkata
“asiiiik, besok ulangan kita bisa nyotek” jawab anak anak gembira.
“bukan, yang model itu” seru guru sambil megang jidat.


berapa juta rupiahkah gaji yang selayaknya diterima oleh seorang karyawan setiap bulan di masyarakat sekitar kalian?

Jawaban 1:

5 juta rupiah mungkin
sebenarnya 3-4 juta cukup namun orang indonesia terlalu boros. terkadang orang yang tidak mampu saja memaksa membeli bb, ingin merokok. padahal semua itu merusak

Jawaban 2:

Kisaran 2 – 5 juta kalo buat pegawai negeri. kalo buat pegawai swasta tergantung instansi masing-msing


Di media apa sajakah teks anekdot ditemukan? Sebutkan jenis medianya dan contoh anekdot yang dimaksud! Di bidang apa sajakah dapat ditemukan teks anekdot?

Jawaban 1:

Di media cetak, contoh nya pada koran, biasanya kan dikorang itu ada bagian cerita lucu yg dimaksudkan utk menyindir suatu pihak. Anekdot sering ditemui dibidang jurnalistik.


Siapakah biasanya tokoh dalam anekdot ? apkah selalu orang terkenal ?

Jawaban 1:

Tidak semua tokoh/partisipan dalam anekdot itu tokoh terkenal. Rakyat biasa pun bisa menjadi tokoh anekdot. Tetapi masyarakat lebih banyak menyorot tokoh terkenal untuk dijadikan tokoh dalam anekdot.


Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *